Ada apa dengan Penelitian Ristekdikti Tahun 2017?

Sosialisasi Kegiatan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat bersama Prof. Ocky Karna Radjasa, M.Sc., Direktur DRPM Kemenristekdikti, dan Dr. Drajat Tri Kartono, M.Si Peneliti ahli Kemenristek.

APA SAJA ISI BUKU PANDUAN HIBAH PENELITIAN DAN PENGABDIAN EDISI XI

Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) mereformulasi pendanaan penelitian khususnya untuk dosen atau peneliti di perguruan tinggi menjadi dua skema.

GUBERNUR BENGKULU LANTIK KEPALA SEKOLAH SMA NEGERI 1 KETAHUN

PARWITOBIOTECH.COM (3/3) Kabar gembira bagi SMA/SMK seprovinsi Bengkulu pada hari ini seluruh kepala sekolahnya dilantik oleh Bapak Gubernur Provinsi Bengkulu Dr. Drs. H. Ridwan Mukti, M.H. di Gedung Daerah Provinsi Bengkulu.

RISET YANG BERORIENTASI INVENSI DAN INOVASI

Paparan oleh RISET YANG BERORIENTASI INVENSI DAN INOVASI Prof. Moh. Nasir Kemenristekdikti Jakarta, 1 Maret 2017.

Workshop Peningkatan Sumber Daya Peneliti dan Pengabdi PT

Silahkan ikut Workshop dan Klinikal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat di IBI Darmajaya Bandar Lampung tanggal 6-7 Maret 2017

Selasa, 07 Juli 2020

Persyaratan WAJIB Penumpang pada Perjalanan Udara


Parwitobiotech.com J A K A R T A – (27/6).  Diiterbitkan dan diedarkannya Surat Edaran Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Nomor 9 Tahun 2020 tentang perubahan atas Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2020 tentang Kriteria dan Persyaratan Perjalanan Orang Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), yang mengatur kembali syarat yang harus dipenuhi oleh setiap calon penumpang bila akan melakukan bepergian dengan menggunakan pesawat udara, dimana lebih sederhana. Lion Air (kode penerbangan JT), Wings Air (kode penerbangan IW), Batik Air (kode penerbangan ID) member of Lion Air Group menyampaikan informasi terbaru, mengenai persyaratan wajib penumpang pada perjalanan udara Lion Air Group. Menurut surat edaran dimaksud, calon penumpang hanya membutuhkan bukti tes kesehatan seperti Rapid Test, PCR Test dan atau surat keterangan kesehatan. Oleh karena itu, bagi calon penumpang Lion Air Group yang bepergian di dalam negeri (domestic) agar memperhatikan hal-hal berikut: 
  1. Jika uji kesehatan yang digunakan Rapid Test Covid-19, dengan hasil non-reaktif maka masa berlaku adalah 14 hari, atau 
  2. Jika uji kesehatan yang digunakan Reverse Transcription – Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) Covid-19, dengan hasil negatif maka masa berlaku ialah 14 hari, atau 
  3. Apabila kedua metode tes di atas tidak tersedia di daerah asal, maka calon penumpang harus mendapatkan surat keterangan bebas gejala seperti influensa (influenza-like illness) dari dokter rumah sakit/ Puskesmas

Calon penumpang Lion Air Group harus mencermati masa berlaku dari dokumen kesehatan yang digunakan. Selain itu, agar memperhatikan dan memenuhi ketentuan-ketentuan perjalanan udara sebagaimana yang diatur oleh daerah/ wilayah/ kota tertentu. Untuk penerbangan internasional (keberangkatan dari luar negeri ke Indonesia) wajib menggunakan uji kesehatan RT-PCR dengan hasil negatif.
Pelaksanaan penerbangan Lion Air Group tetap menjalankan menurut protokol kesehatan, dengan harapan agar setiap operasional memenuhi unsur-unsur keselamatan, keamanan (safety first) dan dalam upaya tidak menyebabkan penyebaran Covid-19. Lion Air Group mewajibkan bagi calon penumpang agar mematuhi ketentuan penerbangan Lion Air Group, yakni: 
  1. Tiba lebih awal di terminal keberangkatan yakni empat jam sebelum keberangkatan. Penerbangan Lion Air Group domestik tetap di Terminal 2E dan internasional di Terminal 3 Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Untuk bandar udara lainnya yang beroperasi tetap di terminal yang sama. 
  2. Menunjukkan kartu identitas diri yang sah (KTP atau tanda pengenal lainnya), 
  3. Mengenakan masker sebelum penerbangan, saat di dalam pesawat hingga mendarat dan saat kedatangan serta keluar dari bandar udara, 
  4. Mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan cairan pembunuh kuman (hand sanitizer), 
  5. Mengikuti aturan jarak aman (physical distancing) selama di terminal bandar udara, 
  6. Menjaga kebersihan selama berada di dalam pesawat, 
  7. Mengikuti petunjuk awak pesawat, 
  8. Mengisi kartu kewaspadaan kesehatan elektronik (e-HAC) yang dapat diakses (download) melalui aplikasi seluler e-HAC Indonesia (Android) atau http://sinkarkes.kemkes.go.id/ehac .
Baca Berita ini juga : Menyikapi Perkembangan Pandemi Covid-19 

Kepada calon penumpang dapat membeli tiket (issued ticket), di Kantor Pusat dan Kantor Cabang Penjualan Tiket (Ticketing Town Office) Lion Air Group di seluruh kota di Indonesia, laman resmi Lion Air Group www.lionair.co.id ; www.batikair.com , aplikasi perangkat smartphone (mobile apps) Lion Air dan Batik Air (pembelian tiket Wings Air juga bisa melalui website dan aplikasi tersebut), call center 021-6379 8000 dan 0804-177-8899, mitra agen perjalanan (tour travel) dan online travel agent (OTA). Operasional penerbangan Lion Air Group juga berdasar pada aturan yang telah diterbitkan sebelumnya, yaitu: Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 41 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 18 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi dalam rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Surat Edaran Dirjen Perhubungan Udara No 13 Tahun 2020 tentang Operasional Transportasi Udara Dalam Masa Kegiatan Masyararkat Produktif dan Aman dari Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Sumber : Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro. 

Minggu, 28 Juni 2020

Berbagi Sesama "Canthelan" Kagama Bengkulu Diresmikan



Parwitobiotech.com (28/06)KAGAMA Canthelan merupakan salah satu program unik yang dilangsungkan oleh KAGAMA care. Masyarakat bisa ikut berpartisipasi dengan menggantungkan sembako atau kebutuhan sehari-hari di tempat yang telah ditentukan. 



Peresmian program Kagama Bengkulu Canthelan oleh Gubernur Bengkulu Dr Rohidin Mersyah 
(Ketua Umum Kagama Bengkulu)
Bersinergi saling membantu antar sesama dalam upaya meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19, Kagama  (Keluarga Alumni Gadjah Mada) Bengkulu mengadakan peresmian Canthelan. Di buka secara resmi oleh Ketua Umum Pengda Bengkulu Dr. Rohidin Mersyah (Gubernur Bengkulu) di RT. 01 Kelurahan Berkas Kota Bengkulu. Dalam sambutanya Masyarakat juga diminta berpartisipasi dalam rangka meringankan beban masyarakat serta ingin mengajak masyarakat yang berkeinginan membantu sesama dan berbagi melalui program canthelan.

Secara simbolis Dr. Rohidin Mersyah Mencantelkan sembako 

"Masyarakat silakan ambil tetapi cukup 1 keluarga 1 saja, agar juga merata bagi yang lain, jadi selalu saja berfikir Kagama memberi sesuai dengan kemampuan yang kita punyai, masyarakat juga peduli, jangan  diambil lebih dari satu, fikirkan keluarga yang lain," minta Gubernur Rohidin.
Sambutan Ketua RT 01 Kelurahan Berkas bapak Henri Prasetyo

Sebagai tahap awal, Kagama peduli membuat "canthelan" sembako di RT 01 Kelurahan Berkas Kota Bengkulu. Selain berisi bahan pangan pokok, gantungan bersama itu juga diisi dengan makanan siap saji, sayur mayur. Meskipun tidak banyak yang penting bisa untuk cukup untuk kebutuhan sehari.

Melihat secara langsung kebun binaan Kagama Bengkulu
Kegiatan dilanjutkan ke kebun binaan Kagama Bengkulu serta sebagai kebun percobaan Perkumpulan Dosen Muda Bengkulu  yang dimiliki oleh Eko Sumartono (alumni FP UGM) yang sekaligus pengurus perkumpulan dosen muda bengkulu. Kebun edukasi buah dan sayuran ini sebagai contoh dedikasi alumni untuk ketahanan pangan keluarga di masa pandemi covid 19. Semoga kegiatan perkebunan ini memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar dan masyarakat umum tegas mas Eko.

Penancapan Papan Nama Kebun Binaan Kagama Bengkulu
Pada kesempatan yang sama Ketua umum Perhimpunan Dosen Muda Karona Cahya Susena, SE, MM saat meninjau lokasi kebun percobaan Dosen Muda Bengkulu menuturkan " semoga kebun percobaan ini dapat memberikan manfaat halayak dan sebagai tempat edukasi dalam budidaya pertanian terutama sayur dan buah-buahan.

Berikut dokumentasi kegiatan di kebun percobaan Dosen Muda Bengkulu merupakan Binaan Kagama Bengkulu.













Sabtu, 27 Juni 2020

UNDANGAN LAUNCHING CANTHELAN KAGAMA BENGKULU



Parwitobiotech.com (27/06) Pemberitahuan langsung dari Ketua Umum Pengda Kagama Bengkulu melalui WAG Kagama Bengkulu bahwa keluarga besar KAGAMA Bengkulu diharapkan kehadirannya pada :

Hari, tgl : Minggu, 28 Juni 2020.
Jam       : 7.30 sd selesai
Tempt    : Gedung Daerah Balai Raya Semarak
Acara     : Coffe Morning/Sarapan Pagi..Lanjut Spedaaan ke Lokasi Lounching Chantelan di Pantai Berkas Belakang Marola.
Trm ksh atas kehadirannya.

Ttd. Pengda Kagama Bengkulu
Dr. drh. H. ROHIDIN MERSYAH, MMA.

Jadwal Acara Rangkaian Kegiatan Launching Canthelan Kagama Bengkulu*
1. Pukul 07.30 WIB
Coffee Morning/Sarapan Pagi Bersama Keluarga Besar Kagama
Tempat : Gedung Daerah Balai Raya Semarak Bengkulu
Pakaian : Olahraga

2. Pukul 08.30 WIB
Gowes/Sepeda Santai Bersama
Rute : Gedung Daerah Balai Raya Semarak Bengkulu menuju Kelurahan Berkas (Belakang Lapangan Samping Rumah Makan Kerapu/Marola)
Pakaian : Olahraga

3. Pukul 08.45 WIB
Launching Canthelan (Berbagi Canthelan) Kagama Bengkulu
Tempat : Kelurahan Berkas (Belakang Lapangan Samping Rumah Makan Kerapu/Marola)
Pakaian : Olahraga

4. Pukul 09.30 WIB
Peninjauan Kebun Alumni UGM Binaan Kagama Bengkulu
Tempat : Kelurahan Berkas
Pakaian : Olahraga

Kebun Alumni Kagama yang akan di kunjungi

Lokasi canthelan di kelurahan Berkas

Lokasi Kebun Alumni UGM yang akan di kunjungi

Perhimpunan Fitopatologi Indonesia Komda Bengkulu Sukses Gelar Seminar Nasional Virtual

Serius dan kompak antara Ketua Pelaksana, Host dan Moderator
Parwitobiotech.com (24/6) Untuk mengendalikan hama penyakit tanaman, petani pada umumnya lebih suka mengaplikasikan pestisida karena dianggap sangat efektif dan praktis dan cepat dalam membunuh patogen dan hama. Hal tersebut menimbulkan dampak negatif diantaranya adalah resistensi hama dan penyakit tanaman terhadap pestisida. Akibat dari penggunaan pestisida secara berlebihan juga berpengaruh terhadap kesehatan manusia dan pencemaran lingkungan. Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah memutuskan untuk menerapkan tehnik Pengendalian Hama Terpadu dengan Inpres No 3 Tahun 1998. Konsep Pengendalian Hama Terpadu (PHT) dilakukan dengan mempertimbangkan aspek ekosistem, stabilitas, dan kesinambungan produksi sesuai dengan tuntutan praktek pertanian yang baik. PHT juga merupakan sistem pengendalian hama yang mempertimbangkan aspek dinamika populasi dan lingkungan suatu jenis hama dengan menggunakan berbagai teknik yang sesuai untuk menjaga agar populasi hama selalu di bawah ambang ekonomi. 


Masalah kerusakan tanaman akibat serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) telah menjadi perhatian manusia sejak awal kegiatan budidaya tanaman. Pengendalian OPT merupakan faktor terpenting untuk mendapatkan produksi pertanian yang optimal. Oleh karena itu upaya manusia untuk mengendalikan OPT merupakan salah satu bagian terpenting dalam kegiatan budidaya tanaman.

Sistem PHT yang baik akan mempengaruhi lingkungan tetap dalam kondisi sehat dan pertanian yang berkelanjutan. Penggunaan pestisida sebagai pembasmi hama maupun penyakit tanaman harus memperhatikan kondisi hama di lapangan. Pengendalian hama dilakukan jika telah mencapai batas ambang ekonomi. Dalam konsep PHT, pemakaian pestisida merupakan alternatif terakhir. Untuk mendapatkan masukan dalam pengendalian hama dan penyakit tanaman yang ramah lingkungan menuju pertanian berkelanjutan. Seminar yang dilaksanakan pada hari selasa dan Rabu tanggal 23-24 Juni 2020 ini mengambil tema “Tren Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Ramah Lingkungan Menuju Pertanian Berkelanjutan” yang dibuka secara resmi Dekan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu ibu Dr. Ir. Dwi Wahyuni Ganefianti, M.S. Dalam sambutanya pihak Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan Seminar Nasional yang diadakan oleh Perhimpunan Fitopatologi Indonesia, Perhimpunan Entomologi Indonesia Komda Bengkulu dan Jurusan Perlindungan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu semoga kegiatan ini lancar dan sukses pungkasnya.


Tampilan peserta di aplikasi zoom


Seminar Nasional ini menghadirkan keynote speakers yang ahli di bidang perlindungan tanaman, berikut nama-nama keynote speaker :

(Institut Pertanian Bogor)

(Universitas Halu Oleo)

(Universitas Sriwijaya)

(Universitas Jenderal Soedirman)

Hari pertama pelaksanaan seminar di buka pemaparan materi oleh Dr. Ir. Purnama Hidayat, M.Sc menyampaikan tentang TREN GLOBAL DALAM PENGENDALIAN HAMA TANAMAN sedangkan sesi kedua di isi oleh Prof. Dr. Ir. H. Andi Khaeruni R., M.Si dengan penyampaian materi tentang PENGELOLAAN PENYAKIT  PADA TANAMAN PANGAN DI LAHAN SUB OPTIMAL ULTISOL MENGGUNAKAN  AGENS HAYATI BERBASIS RIZOBAKTERI sedangkan dihari kedua di isi oleh keynote speaker Prof. Dr. Ir. Siti Herlinda, M.Si dengan topik PENGENDALIAN HAYATI SERANGGA HAMA DENGAN MEMANFAATKAN  JAMUR ENTOMOPATOGEN dan sesi kedua disampaikan oleh Prof. Ir. Loekas Susanto, MS.,Ph.D dengan topik PENGENDALIAN HAYATI PENYAKIT YANG DISEBABKAN OLEH JAMUR, materi keynote speaker dapat di unduh di SINI

Panitia foto bersama setelah selesai melaksanakan tugas

Setelah penyampaian materi keynote speaker dilanjutkan dengan presentasi para pemakalah di lima  room untuk sesi seminar paralel.  Para peserta sangat antusias dan sangat ber semangat dalam mengikuti kegiatan ini. Info dari ketua pelaksana saudara Parwito, S.P., M.P menyebutkan bahwa peserta yang terdaftar kurang lebih 2800 peserta dari berbagai penjuru Nusantara sedangkan para pemakalah yang mendaftar kurang lebih 100 peserta pemakalah.


Berikut galeri kegiatan Seminar Nasional 






Bagi peserta yang belum mendapatkan Sertifikat bisa hubungi panitia di Sini 
    




Sabtu, 30 Mei 2020

Daftar Peserta Workshop Strategi Penulisan Proposal Hibah Ristek/BRIN





Parwitobiotech.com (19/5) Berikut kami sampaikan kepada bapak/ibu yang sudah mengikuti acara workshop Strategi Penulisan Proposal penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Hibah RISTEK/BRIN bisa mendownload sertifikatnya di link berikut (klik ini)

Sabtu, 18 April 2020

RAPID TEST DAN SWAB TEST PADA COVID-19

Parwitobiotech.com (18/04). Dikutip dari laman kemenkes.go.id Pemerintah telah menentukan siapa saja yang diprioritaskan untuk dilakukan Rapid Test Corona atau Covid-19. Yang pertama adalah orang yang telah kontak dekat pasien positif baik yang dirawat di RS maupun yang mengisolasi diri di rumah, kedua adalah tenaga kesehatan (Nakes).

Petugas Medis di laboratorium dengan tabung darah untuk analisis saat pengambilan sampel Coronavirus di bawah mikroskop 
Jubir Pemerintah untuk Covid-19 dr. Achmad Yurianto mencontohkan orang yang telah kontak dengan pasien positif adalah keluarga yang satu rumah dengan pasien atau bisa juga orang satu kantor dengan pasien.


Kemudian Rapid Test terhadap Nakes diprioritaskan mengingat mereka adalah orang yang sering kontak dekat dengan pasien. Rapid Test dilakukan menggunakan metode pemeriksaan antibody, bukan melakukan pemeriksaan langsung terhadap virusnya.

''Metode Rapid Test digunakan sebenarnya untuk skrining terhadap adanya kasus positif di masyarakat. Oleh karena itu yang diperiksa pada Rapid Test ini adalah antibody nya yang ada di dalam darah, sehingga spesimen yang diambil adalah darah,'' kata dr. Achmad.

Sementara itu dibutuhkan 6 hingga 7 hari hingga terbentuk antibody untuk kemudian bisa diidentifikasi darahnya. Kalau hasilnya positif maka diyakini pasien sedang terinveksi Corona, tetapi kalau hasilnya negatif 2 kali pemeriksaan maka bisa diyakini pasien tidak terinveksi Corona, namun sangat mungkin bisa terinveksi.

''Meskipun pada hasil pemeriksaan pertama negatif maka kita akan tetap meminta pasien jaga jarak dengan orang lain supaya tidak ada proses penularan. Ini penting dan harus dilaksanakan bersama-sama. Yang hasilnya positif akan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan antigen melalui pemeriksaan swab dan kemudian PCR,'' imbuhnya.

Diharapkan dengan dilakukannya Rapid Test dapat menjaring secara cepat keberadaan kasus positif.

Baca Berita ini juga : Cegah Covid-19   

Terkait pemeriksaan RAPID-TEST (dari berbagai sumber):

1) Rapid-test bukan diagnostik, tetapi sebagi screening/seleksi/pilah antara yang berpotensi atau yang tidak berpotensi terinfeksi karen ada keluhan klinis, resiko terpapar, dst. Walau bukan diagnostik, pemeriksaan ini sangat membantu dalam memutus mata rantai penularan;

2) Pemeriksaan diagnostik untuk Covid-19 adalah real time-PCR (RT-PCR) melalui swab/usapan tenggorok;

3) Hasil positif (+) pada rapid-test tidak serta-merta seseorang sebagai penderita Covid-19, mesti diikuti dengan RT-PCR. Ini penting untuk menghindari stigmatisasi ditengah masyarakat kepada yang RAPID-TEST (+);

4) Hasil negatif pada rapid test bukan berarti bebas Covid-19. Diulang kembali setelah 10 hari. Bila (-), bebas Covid-19. Bila (+) diikuti pemeriksaan RT-PCR.

5) Baik yang positif maupun yang negatif tetap prosedur isolasi/karantina diri, karen yang diperiksa adalah hanya mereka yang secara surveilans dianggap ada keterkaitan dengan Covid-19.

Baca Berita ini juga : Menyikapi Perkembangan Pandemi Covid-19 

Sekedar untuk panduan :

Jika
PCR (+)
Ig M (-)
Ig G (-)
Infeksi Baru mulai.
Infeksi biasanya hari ke 1-7.

Jika
PCR (+)
Ig M (+) 
Ig G (-) 
Berarti infeksi akut
Lagi menuju puncak infeksi .
Biasa nya hari ke 7-14.

Jika
PCR (+) 
Ig M (+) 
Ig G (+) 
Infeksi di puncak mulai menurun menuju sembuh
Biasanya hari ke
14-21.
Makanya isolasi 2 minggu.

Jika 
Pcr (+)
Ig M (-) 
Ig G (+)
Infeksi menuju sembuh
Biasanya hari ke 21-28.

Jika 
pcr (-)
Ig M (-) 
Ig G (+) 
Berarti infeksi lebih dr 1 bln dan menjadi sembuh 
Tdk menular.
Biasanya stl 1 bln terinfeksi.

Semoga bermanfaat.

(dari berbagai sumber)



Sinergitas Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Perguruan Tinggi dalam Menghadapi Covid-19

Parwitobiotech.com (18/04) Berdasarkan Surat edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 440/2622/SJ tentang Pembentukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Daerah yang merupakan acuan atau pedoman bagi Pemerintah Daerah dalam melakukan pencegahan dan penanganan pandemic COVID-19 pada hari ini (Sabt, 18 April 2020) bertempat di Balai Raya Semarak Bengkulu, Pemerintah Provinsi mengundang seluruh Rektor, Ketua dan Direktur seluruh Perguruan Tinggi Negeri dan Perguruan Tinggi Swasta se provinsi Bengkulu untuk bersama-sama bersinergi dalam pencegahan dan penanganan Covid-19 di Provinsi Bengkulu.

Pembukaan Coffe Morning di Balai Raya Semarak Bengkulu
Baca Juga Berita Ini : Cegah Covid-19 

Dalam sambutannya, Gubernur mengajak seluruh pimpinan perguruan tinggi untuk bersama-sama  dalam pencegahan dan penanganan Covid-19 di Provinsi Bengkulu. Sinergitas antara pemerintah dan Perguruan tinggi adalah suatu yang tidak bisa ditawar lagi demi memutuskan rantai penyebaran wabah virus corona, Tegasnya.

Gubernur juga penyampaikan bahwa kita memiliki visi dan misi yang sama dalam penangulangan dan pencegahan Covid-19 ini, lebih lanjut Rohidin menyampaikan  fungsi perguruan tinggi sangat strategis dalam rangka mengedukasi masyarakat secara umum dan secara khusus mahasiswa untuk pencegahan dan penanggulangan Covid-19 ini. Point terpenting adalah  sejak 30 maret 2020  Bengkulu sudah berstatus darurat, sehingga perlu adanya kebijakan rektor untuk biaya kuliah mahasiswa, banyak yang curhat dengan saya, bagaimana kebijakan para rektor”Jelas Rohidin.

Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta se Provinsi Bengkulu

Masalah kebijakan yang dapat diambil oleh Perguruan tinggi terkait permintaan mahasiswa yang telah disampaikan gubernur tadi ditanggapi beragam oleh peserta. Yulfiperius yang merupakan Rektor UNIHAZ dan Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia wilayah II C Bengkulu yang hadir memberikan tanggapan terkait permintaan Gubernur Bengkulu tersebut.


“Kalau di Perguruan Tinggi Swasta, kami selama ini sudah memberikan keringanan untuk biaya kuliah dengan cara dicicil, namun untuk pemotongan saat ini mungkin belum dapat kami lakukan, karena kita tahu semua bahwa sumber keuangan terbesar universitas adalah uang kuliah mahasiswa, dan kami juga minta kepada gubernur untuk dapat mengambil kebijakan terkait biaya listrik saat ini. ” jelas Yulfiperius.



Suasana diruang Balai Raya Semarak Bengkulu
Baca Juga Berita Ini : Rapid Test dan Swab Test pada Covid-19

Kegiatan Coffe Morning ini diakhiri dengan memberikan kesimpulan oleh Gubernur Bengkulu diantaranya akan melakukan penyusunan struktur APBD Bengkulu untuk Perguruan Tinggi, Pembebasan biaya praktikum mahasiswa ke lembaga /badan milik pemerintah, Untuk Perguruan Tinggi Negeri akan mengikuti anjuran Pemerintah dan kebijakan pemerintah, dan untuk Perguruan tinggi swasta seutuhnya keputusan dan kebijakan deserahkan sepenuhnya llepada Yayasan atas dasar tanggung jawab, Pungkas Rohidin.

Jumat, 03 April 2020

Cegah Covid-19, RT 22 Kelurahan Lingkar Timur Lakukan Penyemprotan Desinfektan

Parwitobiotech.com (03/04) WHO menyatakan bahwa Covid-19 ini sebagai pandemic dunia. Virus ini pertama kali di ketahui berawal dari Kota Wuhan Cina sejak bulan Desember 2019. Kasus covid-19 didunia semakin meningkat begitu juga di Indonesia.

Persiapan Tim Terpadu RT 22 dalam pencegahan Covid-19

Penyemprotan cairan desinfektan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 terus dilakukan di hampir seluruh wilayah di Provinsi Bengkulu dan penyemprotan dilakukan juga di RT 22 RW 07 Kelurahan Lingkar Timur Kecamatan Singaran Pati Kota Bengkulu.


Penyemprotan cairan desinfektan kerumah warga

Dengan Kesiap siagaan Ketua RT 22 bapak Benny Karya Priyadi, SH bersama warga dalam pencegahan virus corona ini dilakukan penyemprotan yang kedua kalinya di seluruh rumah warga di lingkungan RT 22. Dengan menggunakan mobil bak terbuka, Tim Terpadu RT 22 yang di pimpin oleh Ketua RT ini keluar masuk gang di wilayah RT 22, Jumat (03/04/2020).  

Tim Terpadu RT 22

Penyemprotan di wilayah RT 22 dilakukan karena untuk pencegahan sebaran Covid-19 di wilayah Lingkar Timur khususnya RT 22. Dengan penyemprotan cairan desinfektan diharapkan warga bisa menjadi tenang dan nyaman sehingga tidak panik dengan virus ini,” jelas pak Benny (panggilan akrab warga RT 22).

Tim Melakukan penyemprotan menggunakan mobil bak terbuka


Sekertaris RT 22 bapak Ir. Erwan juga ikut dalam aksi penyemprotan mengatakan, warga boleh takut tetapi jangan panik dalam menghadapi virus ini. Penyemprotan sudah dilakukan dua kali di rumah-rumah warga imbuhnya.

Lebih lanjut dikatakan, penyemprotan disinfektan hanya untuk mencegah penyebaran virus dari luar.  “Untuk itulah masyarakat tetap menjaga kesehatan dan pola hidup sehat dengan selalu cuci tangan,” pungkasnya.

Penyemprotan dilakukan di wilayah RT 22 dan sekitarnya

Salah satu warga RT 22 yang ikut dalam tim terpadu bapak Hery Maryadi, S.Pi., M.M mengaku, senang dengan perhatian dan tindakan yang dilakukan oleh Tim terpadu Siap Tanggap RT 22 yang peduli dalam pencegahan covid-19 dengan penyemprotan cairan desinfektan.  “Meski demikian warga tetap diminta menjaga kebersihan dan pola hidup sehat agar virus tidak mudah menyerang,” pungkasnya.

Berikut dokumentasi Tim Terpadu RT 22:





Selasa, 17 Maret 2020

Rekaman Kuliah Daring FDI


Parwitobiotech.com (17/3) Kuliah daring (dalam jaringan) yang di prakarsai oleh Forum dosen Indonesia memberikan kemudahan didalam melakukan kegiatan tri darma perguruan tinggi. Ini terlihat antusias dosen untuk menggunakan fasilitas daring dari fdi ini sangat banyak, berikut rekaman kegiatan daring yang pernah dilakukan. selamat menonton...

https://live.vcon.co.id/playback/presentation/2.0/playback.html?meetingId=39751ab9c15463b2b36eebc99cfa9454ac40d37c-1563797741577

https://live.vcon.co.id/playback/presentation/2.0/playback.html?meetingId=39751ab9c15463b2b36eebc99cfa9454ac40d37c-1565143588546

https://live.vcon.co.id/playback/presentation/2.0/playback.html?meetingId=39751ab9c15463b2b36eebc99cfa9454ac40d37c-1565155151571

https://live.vcon.co.id/playback/presentation/2.0/playback.html?meetingId=39751ab9c15463b2b36eebc99cfa9454ac40d37c-1571047111267

https://live.vcon.co.id/playback/presentation/2.0/playback.html?meetingId=39751ab9c15463b2b36eebc99cfa9454ac40d37c-1584326627183

https://live.vcon.co.id/playback/presentation/2.0/playback.html?meetingId=39751ab9c15463b2b36eebc99cfa9454ac40d37c-1584326627183

https://live.vcon.co.id/playback/presentation/2.0/playback.html?meetingId=39751ab9c15463b2b36eebc99cfa9454ac40d37c-1563797741577

https://live.vcon.co.id/playback/presentation/2.0/playback.html?meetingId=7e9f3bd12f0cc05781655c05e512ab9affad2768-1582853384158

https://live.vcon.co.id/playback/presentation/2.0/playback.html?meetingId=7e9f3bd12f0cc05781655c05e512ab9affad2768-1579349757546

https://live.vcon.co.id/playback/presentation/2.0/playback.html?meetingId=e780080a7940c0b69c07e4fca0af8720fe385b6a-1574254538487

https://live.vcon.co.id/playback/presentation/2.0/playback.html?meetingId=7e9f3bd12f0cc05781655c05e512ab9affad2768-1570426854744



Dewan Pengurus Pusat Forum Dosen Indonesia (FDI) dalam Menyikapi Perkembangan Pandemi Covid-19


Parwitobiotech.com (17/3) Pada hari ini Dewan Pengurus Pusat (DPP) Forum Dosen Indonesia (FDI) mengeluarkan pengumuman bagi Pengurus DPD dan Anggota FDI se-Indonesia. Menyikapi perkembangan pandemi Covid-19, perguruan tinggi mulai mengeluarkan kebijakan pengurangan perkuliahan tatap muka di kampus. Dosen diarahkan untuk melakukan perkuliahan dengan memberikan tugas kepada mahasiswa atau melakukan perkuliahan secara online. Sebagai bentuk kontribusi terhadap kondisi yang ada, Forum Dosen Indonesia (FDI) menyediakan fasilitas kuliah daring/online berupa video conference yang dapat diakses oleh anggota. 


Untuk panduan teknis dan penjadwalan akan dilakukan per daerah oleh pengurus di daerah masing-masing. Bagi anggota FDI yang tertarik untuk menggunakan fasilitas tersebut dapat menghubungi kontak sebagai berikut:

1. Aceh: Dr. Wahyuddin Albra  
2. Sumut: Dr. Mulyadi  
3. Jambi: Dr. Abdul Malik  
4. Riau: Roki Hardianto  
5. Kepri: Prof. Chablullah Wibisono  
6. Sumsel: Dr. Desy   
7. Bengkulu: Parwito, S.P., M.P  
8. Jakarta: Dr. Khamami Zada  
9. Banten: Dr. Umi Kultsum  
10. Jabar: Rinda Cahyana  
11. Jateng: Sarono Widodo  
12. Yogya: Prof. Djoko  
13. Jatim: Dr. Nurida Finahari, MT.  
14. NTB: Dodo Kurniawan  
15. Papua Barat: Dr. Ismail  
16. Sulsel: Dr. Marhamah  
17. Sulbar:  Irfan AP, S.T., M.MT  
18. Sulteng: Dr. Mochtar  
19. Maluku:  Dr. Sientya Latumahina, S.Hut, MP, IPP  
20. Lampung: Prof. Tulus Suryanto, SE, Akt  
21. Kalsel: Lena Hanifah 
22. Sumbar: Dr. Rozi Fitriza  
23. Room DPP: Diandara  
24. Maluku Utara: Dr. Ricardo  

Untuk rekan-rekan dosen lainnya, silahkan mendaftar untuk menjadi anggota FDI terlebih dahulu melalui kontak DPD masing-masing wilayah. Untuk daerah yang tidak memiliki DPD dapat mendaftar pada room DPP.


Berikut Surat resmi yang di keluarkan DPP FDI 



Minggu, 01 Maret 2020

Syarat Usulan JJA Tahun 2020

Parwitobiotech.com (1/3) Informasi yang didapatkan di laman LLDIKTI wilayah II  menyebutkan beberapa hal yang baru di syarat usulan JJA tahun 2020. Berikut data yang dapat di pakai untuk menyusun berkas JJA di lingkup LLDIKTI wilayah II:


  1. Form Daftar Penelitian 2020
  2. Form DUPAK dan Surat pernyataan
  3. Form Hasil Penilaian tim PAK 2020
  4. PO PAK 2019
  5. Surat usulan BAP validasi pernyataan peer review
  6. Surat Edaran


Berikut surat edaran dari LLDIKTI untuk pimpinan PT diambil dari laman lldikti wilayah II:

Dalam rangka meningkatkan tertib administrasi dan pelayanan pengusulan Jabatan Akademik Dosen di lingkungan Lembaga Layanan pendidikan  Tinggi wilayah II, dengan hormat kami sampaikan  sebagai berikut:
  1. Merujuk pada Surat Edaran Dirjen Sumber Daya Iptek dan Dikti Kemenristek Dikti Nomor 186418412015 tanggal 01 oktober 2015 hal Edaran Penilaian Angka Kredit Dosen, Karya Ilmiah yang diterbitkan pada jurnal dan prosiding hasil seminar, yang diusulkan untuk kenaikan jabatan akademik dosen harus dapat ditelusuri secara online. Karya Ilmiah yang diterbitkan pada jurnal sebelum tanggal 30 Desember 2011 wajib diunggah di repositorl perguruan tinggi dan yang terbit sesudah tanggal30 Desember 2071 harus dimuat dalam laman jurnal. Sedangkan untuk prosiding hasil seminat hanya dalam bentuk hardcopylCD yang diterbitkan sampai dengan 30 Desemb er 2015 wajib diunggah di repository perguruan tinggi dan yang terbit sesudah tanggal tersebut wajib dimuat pada laman penyelenggara seminar/konferensi atau-pad,alaman penyelia elektronik prosiding. 
  2. Merujuk pada Surat Edaran Dirjen Sumber Daya Iptek dan Dikti Kemenristek Dikti Nomor Bl49l7/D'D2/KK.01.00/2019 tanggal l6 oktober 2019 hal Pedoman Operasional Tentang penilaian Angka Kredit Kenaikan Jabatan Akademik/Pangkat Dosen, usulan kenaikan qabatan Akademik/Pangkat dosen menggunakan ketentuan sesuai Pedoman operasional Tentang penilaian Angka Kredit Kenaikan Jabatan Akademik/pangkat Dosen Tahun 2019.
  3. Pengusulan Jabatan Akademik Dosen harus secara kolektif melalui pimpinan PTS dengan dilengkapi Surat Pengantar dari Pimpinan PTS setelah direview oleh Tim penilai Angka Kredit perguruan tinggi;
  4. Checklist Dokumen Persyaratan usulan Jabatan Akademik Dosen dan Form terlampir; 
  5. Mengingatkan kembali Surat Kepala LLDIKTI wilayah II Nomor 3035lL2lpTl2olg tanggal 27 Desember 2019 hal Pemberitahuan Pedoman PAK Kenaikan JabatanAkademik/pangkat Dosen, hal-hal yang disampaikan adalah untuk usulan kenaikan jabatanlpangkat Lektor Kepala/profesor.
  6. Dalam rangka efektifitas dan kemudahan koordinasi untuk pengusulan Jabatan Akademik Dosen, kami mohon Saudara untuk menugaskan 2 (dua) orang sebagai Penanggungfawab dan Pengelola usulan Jabatan Akademik Dosen di Perguruan Tinggi Saudara dengan mengisi borang pengisian data melalui alamat url : https:/forms.gle/6BBX6jQtGgCs1fuX6
Surat Penugasan dikirimkan dengan surat pengantar dari Pimpinan Perguruan Tinggi kepada :

Kepala Lembaga LayananPendidikan Tinggi Wilayah II
    Jl. Srijaya No 883 Km. 5,5 Palembang 30153

    Surat Penugasan tersebut dikirimkan juga ke alamat email : sumberdaya.lldikti2@ristekdikti.go.id dengan subject email : Surat penugasan JAD (Nama PTS) melalui alamat email resmi perguruan tinggi.
      Atas perhatian dan kerjasama yang baik, kami ucapkan terima kasih.



      SERTIFIKASI DOSEN (SERDOS) ELIGIBLE

      Parwitobiotech.com (1/3). Informasi pembukaan sertifikasi dosen untuk tahun 2020 bisa di cek dilaman Serdos Dikti dan bisa juga langsung ke sini http://serdos.dikti.go.id/


      Ada beberapa kemungkinan yang menyebabkan data dosen tidak muncul untuk pengusulan serdos pada daftar di bawah ini, antara lain:
      1. Berdasarkan data dosen yang ada di PDPT, ybs belum memenuhi syarat untuk mengikuti Serdos.
      2. Tidak ditemukannya file SK Pangkat/Inpassing di PDPT. File-file dosen dapat dilihat melalui menu daftar dosen (pada detail dosen, tab File Dosen).
      3. Ybs. sudah tercatat mengikuti serdos tahun sebelumnya.
      4. Ybs. sudah tercatat dalam daftar Riwayat Sertifikasi. dapat dilihat melalui menu daftar dosen (pada detail dosen, tab Riwayat Sertifikasi).
      Diharapkan operator PDPT melakukan update data dosen melalui menu perubahan data dosen (PDD) apabila memang diperlukan. Dalam kasus hanya kurang file SK Pangkat/Inpassing saja, lakukan langkah sbb:
      1. Ajukan PDD dengan menekan tombol Ajukan pada Tab Data Akademik tanpa melakukan update data. Mungkin hal ini tidak selalu langsung berhasil, karena terkadang ada data dosen yang kurang lengkap (dan harus sekaligus dilengkapi), misal Nomor KTP kosong.
      2. Upload file pendukung berupa SK pangkat/inpassing (hanya satu kali). Apabila ada data yang diubah, lampirkan pula pendukungnya.
      3. Lakukan proses selanjutnya seperti biasa.
      4. Perubahan data dosen bisa dilakukan oleh dosen yang bersangkutan melalui SISTER
      Berikut alasan tidak masuk ke D 1 (Eligible)


      1 Status Perguruan Tinggi aktif ?
      2 Perguruan Tinggi tidak dalam status Blacklist ?
      3 St Memiliki ikatan kerja sebagai dosen tetap ?
      4 Memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) ?
      5 Tercatat sebagai dosen aktif tugas belajar atau ijin belajar ?
      6 Memiliki homebase pada Program Studi ?
      7 Tanggal lahir terisi ?
      8 Tanggal mulai masuk dosen (TMMD) terisi ?
      9 Kewajaran usia dan TMMD ?
      10 Masa bakti sebagai dosen minimal 2 tahun ?
      11 Belum pernah tersertifikasi ?
      12 File SK Pangkat/Inpasing ada dalam folder file dosen