Ada apa dengan Penelitian Ristekdikti Tahun 2017?

Sosialisasi Kegiatan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat bersama Prof. Ocky Karna Radjasa, M.Sc., Direktur DRPM Kemenristekdikti, dan Dr. Drajat Tri Kartono, M.Si Peneliti ahli Kemenristek.

APA SAJA ISI BUKU PANDUAN HIBAH PENELITIAN DAN PENGABDIAN EDISI XI

Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) mereformulasi pendanaan penelitian khususnya untuk dosen atau peneliti di perguruan tinggi menjadi dua skema.

GUBERNUR BENGKULU LANTIK KEPALA SEKOLAH SMA NEGERI 1 KETAHUN

PARWITOBIOTECH.COM (3/3) Kabar gembira bagi SMA/SMK seprovinsi Bengkulu pada hari ini seluruh kepala sekolahnya dilantik oleh Bapak Gubernur Provinsi Bengkulu Dr. Drs. H. Ridwan Mukti, M.H. di Gedung Daerah Provinsi Bengkulu.

RISET YANG BERORIENTASI INVENSI DAN INOVASI

Paparan oleh RISET YANG BERORIENTASI INVENSI DAN INOVASI Prof. Moh. Nasir Kemenristekdikti Jakarta, 1 Maret 2017.

Workshop Peningkatan Sumber Daya Peneliti dan Pengabdi PT

Silahkan ikut Workshop dan Klinikal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat di IBI Darmajaya Bandar Lampung tanggal 6-7 Maret 2017

Kamis, 30 Januari 2020

Universitas Muhammadiyah Bengkulu masuk 10 PT Binaan Penerima Dana Penelitian Terbesar

Parwitobiotech.com (27/1) Diambil dari laman https://www.ristekbrin.go.id/ Menristek/Kepala BRIN Umumkan Pendanaan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk Perguruan Tinggi pendanaan tahun 2020.



Berdasarkan informasi yang dihimpun dari hasil Siaran Pers Kemenristek/BRIN Nomor: 17/SP/HM/BKKP/I/2020 menerangkan bahwa Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN), Bambang P.S. Brodjonegoro mengumumkan pendanaan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPM) 2020. Pendanaan yang yang berasal dari Biaya Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) ini diberikan kepada perguruan tinggi yang sudah lolos seleksi melalui situs simlitabmas.ristekdikti.go.id.

Menristek/Kepala BRIN mendorong perguruan tinggi, termasuk Perguruan Tinggi Swasta (PTS) untuk semakin banyak mendaftar proposal penelitian dan pengabdian masyarakat.

“Tentunya kita berharap semakin banyaknya universitas yang terlibat dalam penelitian, kompetisi antar mereka juga semakin baik dan kompetisi yang semakin baik itulah kita harapkan perguruan tinggi secara umum juga semakin baik dan juga berkontribusi pada pembangunan nasional,” ungkap Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro saat Pengumuman Penelitian BOPTN (Simlitabmas) untuk Perguruan Tinggi Non PTNBH di Ruang Rapat Lantai 24 Gedung BPPT II, Jakarta Pusat pada Senin (27/1).



Di akhir pengumuman pendanaan penelitian dan pengabdian masyarakat, Menristek/Kepala BRIN juga mengapresiasi perguruan tinggi swasta (PTS) yang pada tahun ini secara keseluruhan mendapat proporsi pendanaan 55 persen atau 460 miliar Rupiah dari total pendanaan riset untuk perguruan tinggi selain PTNBH.

Jumlah judul proposal penelitian yang didanai juga menjadi yang tertinggi, yaitu 1.218.

“Perguruan tinggi swasta ini sudah mulai menunjukkan kiprah yang lebih aktif di dalam melakukan penelitian, jadi tidak hanya terbatas pada kegiatan pendidikan, tapi pada penelitian dan juga pengabdian masyarakat,” ungkap Menteri Bambang.

Pendanaan Penelitian
Kemenristek/BRIN menyediakan anggaran riset sebesar 1,3 triliun Rupiah pada 2020. Anggaran tersebut dibagi menjadi 385,3 miliar Rupiah yang dialokasikan untuk 3.142 proposal penelitian dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan 474,1 miliar Rupiah untuk 9.106 proposal penelitian dari Perguruan Tinggi Swasta (PTS). 514,3 miliar Rupiah lainnya dialokasikan untuk 3.800 proposal penelitian dari Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH).

Proporsi pendanaan terbesar untuk penelitian bagi PTN (selain PTNBH) dan PTS diraih oleh Perguruan Tinggi Klaster Mandiri (berdasarkan Klasterisasi Perguruan Tinggi Bidang Penelitian Periode 2016-2018) dengan total dana yang dialokasikan berjumlah 337,9 miliar Rupiah. Berikut adalah sepuluh Perguruan Tinggi Klaster Mandiri penerima dana penelitian terbesar:

  1. Universitas Brawijaya (18,1 miliar Rupiah untuk 133 judul penelitian)
  2. Universitas Andalas (15 miliar Rupiah untuk 164 judul penelitian)
  3. Universitas Sebelas Maret (13,5 miliar Rupiah untuk 122 judul penelitian)
  4. Universitas Bina Nusantara (12,7 miliar Rupiah untuk 78 judul penelitian)
  5. Universitas Syiah Kuala (12,6 miliar Rupiah untuk 108 judul penelitian)
  6. Universitas Negeri Jakarta (12,4 miliar Rupiah untuk 82 judul penelitian)
  7. Universitas Riau (12 miliar Rupiah untuk 106 judul penelitian)
  8. Universitas Mataram (11,6 miliar Rupiah untuk 73 judul penelitian)
  9. Universitas Negeri Semarang (11 miliar Rupiah untuk 89 judul penelitian)
  10. Universitas Negeri Yogyakarta (10,9 miliar Rupiah untuk 142 judul penelitian)

Proporsi pendanaan terbesar kedua untuk penelitian bagi PTN (selain PTNBH) dan PTS diraih oleh Perguruan Tinggi Klaster Utama dengan total dana yang dialokasikan berjumlah 267,9 miliar Rupiah. Berikut adalah sepuluh Perguruan Tinggi Klaster Utama penerima dana penelitian terbesar:

  1. Universitas Negeri Makassar (10,5 miliar Rupiah untuk 85 judul penelitian)
  2. Institut Teknologi Nasional Malang (6,5 miliar Rupiah untuk 38 judul penelitian)
  3. Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (5,7 miliar Rupiah untuk 31 judul penelitian)
  4. Universitas Pendidikan Ganesha (5,7 miliar Rupiah untuk 34 judul penelitian)
  5. Universitas Negeri Manado (5,6 miliar Rupiah untuk 33 judul penelitian)
  6. Universitas Katolik Soegijapranata (5,3 miliar Rupiah untuk 33 judul penelitian)
  7. Universitas Tadulako (5,1 miliar Rupiah untuk 35 judul penelitian)
  8. Universitas Ahmad Dahlan (5,1 miliar Rupiah untuk 57 judul penelitian)
  9. Univesitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta (5,1 miliar Rupiah untuk 30 judul penelitian)
  10. Universitas PGRI Semarang (4,9 miliar Rupiah untuk 28 judul penelitian)

Proporsi pendanaan terbesar ketiga untuk penelitian bagi PTN (selain PTNBH) dan PTS diraih oleh Perguruan Tinggi Klaster Madya dengan total dana yang dialokasikan berjumlah 158,2 miliar Rupiah. Berikut adalah sepuluh Perguruan Tinggi Klaster Madya penerima dana penelitian terbesar:

  1. Universitas Merdeka Malang (7,3 miliar Rupiah untuk 44 judul penelitian)
  2. Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (5,2 miliar Rupiah untuk 30 judul penelitian)
  3. Universitas Pembangunan Panca Budi (3,5 miliar Rupiah untuk 34 judul penelitian)
  4. Universitas Bakrie (3,1 miliar Rupiah untuk 19 judul penelitian)
  5. Universitas Papua (3 miliar Rupiah untuk 15 judul penelitian)
  6. Politeknik Negeri Manado (2,7 miliar Rupiah untuk 17 judul penelitian)
  7. Universitas Prima Indonesia (2,3 miliar Rupiah untuk 76 judul penelitian)
  8. Universitas Bung Hatta (2,1 miliar Rupiah untuk 15 judul penelitian)
  9. Politeknik Negeri Lhoksumawe (1,8 miliar Rupiah untuk 10 judul penelitian)
  10. Universitas Bosowa (1,8 miliar Rupiah untuk 31 judul penelitian)

Proporsi pendanaan penelitian bagi Perguruan Tinggi Klaster Binaan mencapai 95,3 miliar Rupiah. Berikut adalah sepuluh Perguruan Tinggi Klaster Binaan penerima dana penelitian terbesar:

  1. Universitas Fajar (1,1 miliar Rupiah untuk 25 judul penelitian)
  2. Universitas Iqra Buru (1 miliar Rupiah untuk 42 judul penelitian)
  3. Universitas Megarezky (1 miliar Rupiah untuk 44 judul penelitian)
  4. Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta (972 juta Rupiah untuk 31 judul penelitian)
  5. Universitas Perjuangan Tasikmalaya (952 juta Rupiah untuk 21 judul penelitian)
  6. Universitas Ichsan Gorontalo (947 juta Rupiah untuk 38 judul penelitian)
  7. Universitas Teknologi Yogyakarta (934 juta Rupiah untuk 38 judul penelitian)
  8. Universitas Al Asyariah Mandar (926 juta Rupiah untuk 30 judul penelitian)
  9. STKIP Bina Bangsa Meulaboh (877 juta Rupiah untuk 9 judul penelitian)
  10. Universitas Muhammadiyah Bengkulu (723 juta Rupiah untuk 23 judul penelitian)

Pendanaan Pengabdian Kepada Masyarakat
Untuk tahun 2020, Kemenristek/BRIN mengalokasikan pendanaan untuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat berjumlah total 89,7 miliar Rupiah. Berikut adalah lima belas perguruan tinggi dengan proposal terbanyak untuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang didanai Kemenristek/BRIN:

  1. Universitas Bosowa (29 judul pengabdian kepada masyarakat dengan total pendanaan mencapai 3,4 miliar Rupiah)
  2. Universitas Tadulako (22 judul pengabdian kepada masyarakat dengan total pendanaan mencapai 2,1 miliar Rupiah)
  3. Universitas Negeri Makassar (21 judul pengabdian kepada masyarakat dengan total pendanaan mencapai 1,3 miliar Rupiah)
  4. Universitas Udayana (20 judul pengabdian kepada masyarakat dengan total pendanaan mencapai 2,5 miliar Rupiah)
  5. Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan (16 judul pengabdian kepada masyarakat dengan total pendanaan mencapai 1,8 miliar Rupiah)
  6. Universitas Pendidikan Ganesha (16 judul pengabdian kepada masyarakat dengan total pendanaan mencapai 1,5 miliar Rupiah)
  7. Universitas Halu Oleo (15 judul pengabdian kepada masyarakat dengan total pendanaan mencapai 1,2 miliar Rupiah)
  8. Universitas Brawijaya (12 judul pengabdian kepada masyarakat dengan total pendanaan mencapai 1,3 miliar Rupiah)
  9. Universitas Jember (12 judul pengabdian kepada masyarakat dengan total pendanaan mencapai 843,2 juta Rupiah)
  10. Universitas Muhammadiyah Magelang (12 judul pengabdian kepada masyarakat dengan total pendanaan mencapai 1 miliar Rupiah)
  11. Universitas Negeri Medan (12 judul pengabdian kepada masyarakat dengan total pendanaan mencapai 805,3 juta Rupiah)
  12. Universitas Surabaya (12 judul pengabdian kepada masyarakat dengan total pendanaan mencapai 1,6 miliar Rupiah)
  13. Politeknik Negeri Jember (11 judul pengabdian kepada masyarakat dengan total pendanaan mencapai 1 miliar Rupiah)
  14. Universitas Fajar (11 judul pengabdian kepada masyarakat dengan total pendanaan mencapai 607 juta Rupiah)
  15. Universitas Lampung (11 judul pengabdian kepada masyarakat dengan total pendanaan mencapai 838,3 juta Rupiah)

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Plt. Deputi Bidang Penguatan Riset dan Pengembangan Muhammad Dimyati, Sekretaris Deputi Bidang Penguatan Riset dan Pengembangan Prakoso, Direktur Riset dan Pengabdian Masyarakat Ocky Karna Radjasa serta para undangan dari kalangan media dan Kemenristek/BRIN.

Deputi Bidang Pengembangan Riset dan Pengembangan
serta
Biro Kerja Sama dan Komunikasi Publik Kemenristek/BRIN


Selasa, 10 Desember 2019

Akademi Kesehatan Sapta Bakti Ciptakan Destinasi Wisata Baru di Tengah Kota Bengkulu

Parwitobiotech.com (9/12) Launching Kampung Tematik “Kampung Botol Raflesia Rawa Indah” Berlangsung sukses dan meriah. Berawal dari penandatanganan MoU  antara  pemerintah  kota (Wali  Kota) dengan  Akkes  Sapta  Bakti diwakili oleh Direktur Akkes  Sapta  Bakti Ibu Hj. Djusmalinar, S.KM.,M.Kes, kemudian  dilanjutkan  dengan  lomba  desain  kampung  tematik  4 kelurahan.  Akkes sapta bakti memilih Kecamatan Gading Cempaka untuk menjadi mitra, dengan dimotori oleh  Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat serta dosen dan mahasiswa untuk membuat suatu destinasi wisata yang ada di kota bengkulu. Dalam perjalanannya Akkes sapta bakti mendampingi 4 kelurahan dalam menyusun proposal dan membuat desain kampung  tematik dan akhirnya pemenang lomba jatuh pada  kelompok yang mengusung tema  Kampung  Botol  Raflesia  Rawa Indah yang terletak di  RT 05,  RW 02 Kelurahan Jalan Gedang Kecamatan Gading Cempaka. Tema unik ini timbul karena di wilayah ini banyak masyarakatnya yang bekerja  sebagai  pengumpul  barang  bekas  terutama  botol  plastik,  namun masyarakat  belum  mampu  mengolah  botol dan sampah plastik  menjadi  kerajinan  yg  bernilai  tinggi,  mereka hanya  menjual  barang bekas  dengan  harga  yang  sangat  murah sehingga  muncullah  ide  gagasan  membuat destinasi  wisata dari  botol  bekas, memberdayakan dan mendampingi  masyarakat  untuk  berkarya  mengolah  sampah  menjadi  berkah ungap kepala Unit Penelitian dan Pengabdian pada masyarakat Akkes Sapta Bakti Iin Nilawati, S.ST., M.Kes. 

Penyerahan penghargaan ke Direktur Akkes Sapta Bakti
Launching Kampung Tematik ini dihadiri dan diresmikan oleh Bapak Wakil Walikota Bengkulu Dedi Wahyudi SE, MM. Kampung Botol Raflesia Rawa Indah ini berlokasi di Jl. P. Natadirja RT 05 RW 02 Kelurahan Jalan Gedang Kecamatan Gading Cempaka Kota Bengkulu. Selain dihadiri oleh Bapak Wakil Walikota, Acara ini juga dihadiri oleh Direktur Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu Ibu Hj. Djusmalinar, S.KM.,M.Kes, Bapak Kapolsek Gading Cempaka, Bapak Camat Gading Cempaka, Kepala BAPELITBANG, Bapak Lurah Jalan Gedang, Serta Tamu-tamu undangan lainnya dan juga warga-warga RT 05 RW 02 Jalan Gedang. 
Sambutan Wawali sekaligus peresmian kampung botol  
 Acara ini berjalan lancar, bapak Wakil Walikota Bengkulu memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada RT 05 RW 02  Jalan Gedang dan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu selaku pendamping dalam pembangunan kampung botol, karena telah berhasil membangun kampung botol yang bisa memanfaatkan bahan-bahan bekas menjadi sebuah karya kerajinan tangan dengan motto “dari sampah dan botol menjadi berkah” serta menghasilkan produk-produk makanan dari  bahan organik.  Wakil Walikota Bengkulu juga menandatangani prasasti sebagai tanda peresmian kampung tematik “Kampung Botol Raflesia Rawa Indah”. 

Penandatanganan prasasti Kampung Botol oleh Wakil Walikota Dedi Wahyudi SE, MM.
Semoga destinasi wisata ini bisa memberikan tempat bagi masyarakat untuk lebih kreatif dalam mengelola wilayah dan menjadikan tempat wisata bagi masyarakat luas. fasilitas yang ada sangat presentatif dan bisa berfoto untuk mengabadikannya. Diharapkan kampung ini menjadi percontohan bagi masyarakat yang lain dalam membangun dan melestarikan lingkungan sekitar pungkas Direktur Akkes Sapta Bakti.

Produk- Produk yang dihasilkan adalah kursi dan meja dari botol bekas, lampu lampion, tong sampah, bunga dari botol, hiasan gapura dari botol, rumah botol, dan produk makanan organic dari sayur-sayuran yaitu permen jelly tomat, pare krispi, stik buah naga, keripik bayam, dodol jahe, dodol tomat, saos tomat, serbuk instan jahe, dan masih banyak lagi. Diharapkan setelah launching, kampung botol ini bisa semakin maju dan dikenal oleh masyarakat luas.




Produk olahan warga kampung botol

Produk olahan yang renyah dan enak

produk meja kursi hasil dari limbah botol

produk tampak cantik

ada tempat jualan hasil olahan warga di kampung botol



lampion siap di jual

olahan yang ada di kampung botol


Sabtu, 30 November 2019

Tingkatkan Publikasi Ilmiah Dosen, Politeknik Raflesia Curup Adakan Workshop Scopus

Parwitobiotech.com (30/11) Antusias peserta Workshop Scopus Bengkulu sangat tinggi. Peserta yang berasal dari Yogyakarta, Jakarta, Sumatera Selatan, dan Jambi memadati Aula Politeknik Raflesia Curup Rejang Lebong. Ditemui saat kegiatan ini, Direktur Politeknik  Raflesia bapak Drs. H. Suryadarminta, M.Pd. menjelaskan bahwa kita (red: Poltek Raflesia) terus berbenah memperbaiki kualitas dosen dan kampus, workshop ini salah satu pemicu untuk dosen-dosen dalam meningkatkan publikasi jurnal internasional bereputasi, HaKI dan percepatan jenjang akademik. Workshop ini sebagai rencana perubahan yang besar dosen untuk mendukung akreditasi institusi dan program studi tegasnya.
Ketua Politeknik Raflesia Drs. H. Suryadarminta, M.Pd 
Materi yang diberikan dalam acara ini adalah Persiapan dan strategi artikel ilmiah, Strategi penulisan artikel di jurnal bereputasi, Cari jurnal internasional bereputasi, Teknik submit artikel dan merespon hasil review, Teknik penulisan artikel di jurnal terindek scopus, Plagiarisme dan teknik parafrase, Sitasi dan teknik reference (mendeley), Pendampingan penulisan artikel ilmiah, Pengajuan haki, Percepatan jenjang akademik dan serdos. Acara workshop ini juga dihadiri narasumber dari medan yaitu Dr. (c) Robi Rahim, M.Kom. serta Wakil Rektor I Unived Karona Cahya Susena, SE, M.M dan juga sebagai Ketua Asosiasi Dosen Muda Bengkulu (ADM) Bengkulu dan Ketua Harian Parwito, S.P., M.P. sebagai narasumber.

WR 1 Unived / Ketua Asosiasi Dosen Muda Bengkulu Karona Cahya Susena, SE, MM
Harapan yang pasti, siap membantu dosen berbagai universitas, sekolah tinggi, akademi dan politeknik. Langkah ADM kedepannya dapat membantu publikasi jurnal internasional, pendampingan manajemen pengelolaan journal bagi pengelola dikampus kampus, HaKI dan Jenjang Jabatan Akademik. Ini selaras agar dosen dapat menguatkan misi dan visi intititusinya dibidang akademik tegas Ketum ADM Bengkulu Karona Cahya Susena, SE., M.M.

WR 1 Unras / Ketua Harian ADM Bengkulu Parwito, S.P., M.P.
Peserta workshop dengan serius mengikuti 
Dosen selalu dituntut untuk melakukan penelitian dan hasil dari penelitian tersebut dijadikan artikel jurnal yang bisa terbit dijurnal yang bereputasi internasional sehingga kedepan dosen lebih familiar dengan publikasi internasional. Kegiatan ini menjadi sebuah gebrakan untuk memotivasi dosen dalam memenuhi beban kinerja dosennya tegas Sekretaris ADM Eko Sumartono, S.P., M.Sc. yang juga ikut dalam kegiatan tersebut.


Foto bersama Direktur Poltek Raflesia, narasumber dan peserta workshop









Selasa, 26 November 2019

UJI KOMPETENSI, ALUMNI AKKES SAPTA BAKTI 92 % LULUS

Parwitobiotech.com (26/11) Ucapan selamat dari civitas akademika Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu  diberikan kepada seluruh alumni yang telah lulus uji kompetensi keperawatan, kebidanan dan Perekam medis dan Informasi Kesehatan. Tingkat kelulusan uji kompetensi semakin meningkat dari tahun ke tahun. Berbagai inovasi belajar telah dilakukan sebagai strategi peningkatan kelulusan uji kompetensi.  Pelaksanaan uji kompetensi tiga program studi telah menggunakan metode CBT (computer Based Test). Tahun ini uji kompetensi periode Oktober tingkat kelulusan uji kompetensi D III Keperawatan telah mencapai 75%,  D III Kebidanan 92% dan D III Rekam Medis dan Informasi Kesehatan 63%.  Di harapkan untuk uji kompetensi berikutnya dapat lulus 100 %.
Direktur Akkes Sapta Bakti Hj. Djusmalinar, S.KM., M.Kes

Ditemui diruang kerjanya, Direktur Akkes Sapta Bakti Hj. Djusmalinar, S.KM., M.Kes menekankan bahwa Akkes Sapta Bakti selalu berusaha dan mendampingi alumni dalam pelaksanaan uji kompetensi ketiga prodi yang ada. kami bangga dengan hasil yang di dapatkan oleh alumni sapta bakti tegasnya.


Jumat, 22 November 2019

Siswa SDIT Generasi Rabbani Kota Bengkulu Sabet Medali Emas

Ananda yang mendapat medali 


Alhamdulillaah....


Baarokallaah ,selalu berprestasi ananda kita dari SDIT Generasi Rabbani:
🏆Rara 4B mendapat juara 2 fashion show UKMKI IAIN Bengkulu, 17 November 2019

🏆Hanif 6A mendapat perunggu under 38kg
🏆Nabila 6A mendapat perunggu under 30kg
🏆Fairuz 4A mendapat emas under 28kg
🏆Hanif 3B mendapat perak under 22kg
🏆Sahila 3B mendapat perak under 35kg
🏆Ibrahim mapu 3 tahfidz mendapat perunggu under 22kg
🏆Shiva 4A mendapat perak under 30 kg
🏆Danish 1D mendapat perak
Pada KEJUARAAN TAEKWONDO BUPATI BENGKULU TENGAH OPEN 2019 se provinsi Bengkulu & kota lain di Sumatera.
Tanggal 15-17 november 2019 di gor sawah lebar kota bengkulu.

#SDIT_GenerasiRabbani
#yourfuture_beginshere
#cerdas_sholeh_berprestasi

Juara Umum Tim Jaguar Squad Garda Kstria UMB

Parwitobiotech.com (22/11) Turnamen Taekwondo Bupati Bengkulu Tengah  yang diselenggarakan di Gedung Olah Raga (GOR) Sawah Lebar pada tanggal 15-17/11/2019 diikuti 500 atlit taekwondo dari berbagai daerah bengkulu, jambi dan luar provinsi bengkulu.


Diawali dengan upacara pembukaan yang dipimpin langsung oleh Bupati Bengkulu Tengah. Selanjutnya, kegiatan ini dibuka secara resmi oleh bupati Bengkulu Tengah yaitu bapak Dr. H. Feri Ramli dengan ditandai pemukulan dol bersama. Bupati sangat mengapresiasi terlaksananya kegiatan ini dan semoga tahun depan dapat dilaksanakan kembali. Dengan adanya turnamen taekwondo ini diharapkan dapat membuka peluang bagi atlit pemula untuk menambah jam terbang.

Foto bersama dengan Bupati Bengkulu Tengah 

Turnamen diikuti oleh 500 peserta dari berbagai klub di berbagai daerah di provinsi Bengkulu yang mempertandingkan dua nomor, yakni poomsae (jurus) dan kyorugi (tarung). Kelas yang dipertandingkan adalah kelas pemula maupun prestasi, dari kategori prakadet, kadet, dan junior.

Tim Taekwondo Jaguar Squad Garda Kstria UMB dalam kejuaraan Taekwondo Bupati Bengkulu Tengah mendapatkan Juara Umum. Pemberian hadiah oleh panitia yang langsung di terima oleh Sabum Putra.

Penyerahan Piala untuk Juara Umum


Syukur Alhamdulillah tim kami mendapatkan juara umum dalam kejuaraan taekwondo piala bupati bengkulu tengah terang Putra. Selama pertandingan tim jaguar squad didampingi pelatih Syamsuardi, Aprillia, Nico, Ferdi, dan  Irfan Abdul Aziz. 


Ditemui di lapangan, pelatih Nico memberi semangat terhadap atelit Jaguar Squad yang ada. Dengan adanya turnamen ini diharapkan pembinaan atlit lebih agar mendapatkan hasil yang baik. Kita bangga pada tim jaguar squad yang telah bekerjasama dan memberikan hasil yang memuaskan terang Aprillia.








Senin, 18 November 2019

MUSPROV SUKSES, HARY NOFRIANSYAH PIMPIN PERPANI BENGKULU

Parwitobiotech.com (18/11) Pemilihan Ketua Perpani Bengkulu yang diagendakan dalam Musyawarah Provinsi Persantuan Panahan Indonesia (Musprov Perpani) Bengkulu tahun 2019 berjalan lancar dan sederhana. Musprov Perpani Bengkulu dilakasanakan pada selasa (12/11/19) di Aula KONI Provinsi Bengkulu. Peserta musprov Perpani dihadiri oleh Ketua Koni yang diwakili Ketua Bidang Organisasi dan Sekum Koni, Pengkot/Pengkab/Pengkom yang ada di provinsi Bengkulu. Dari 7 Pengkot/pengkab (Kota, Kaur, Bengkulu Selatan, Muko-muko, Bengkulu Utara dan Kepahyang) dan 1 pengkom (BR 47) yang hadir, hanya pengkab Rejang lebong yang berhalangan hadir.

Pembukaan Musprov Perpani Bengkulu dibuka langsung oleh Ketua Koni Bidang Organisasi

Agenda Musprov kali ini adalah pemilihan Ketua Umum Perpani provinsi Bengkulu periode 2019-2023. Pembukaan musprov diawali dengan sambutan ketua panitia, dilanjutkan sambutan ketua umum periode 2015-2019 bapak Muji Raharjo, dan dibuka langsug oleh ketua koni bidang organisasi bapak Sanul. Dalam sambutanya ketua umum perpani menegaskan untuk menciptakan atmosfir panahan yang lebih baik lagi dan dalam mengelola cabor panahan ini selalu mendepankan niat yang tulus mencari pahala.

Pemilihan Ketua Sidang dalam musprov Perpani (dari kanan Ustad Nurdin Ismail , Parwito, Muji Raharjo dan Densi)

Pelaksanaan musprov dilaksanakan dengan memilih ketua, sekretaris dan anggota sidang yang di pilih dari peserta musprov. pemilihan dilakukan dengan mengedepankan musyawarah dan mufakat antar peserta selanjutnya di pilih Ketua sidang Ustad Nurdin Ismail, Sekretaris Parwito dan anggota sidang Muji Raharjo untuk melaksanakan pemilihan ketua umum selanjutnya.
Suasana Musprov di Aula Koni Provinsi Bengkulu

Dalam Laporan pertanggungjawabannya, Ketua Umum periode 2015-2019 melaporkan kegiatan/agenda yang sudah dilaksanakan pada masa periode tersebut dan memberikan PR yang akan di berikan untuk kepengurusan yang baru agar kedepan dapat dilaksanakan dengan baik dan secara resmi LPJ kepengurusan 2015-2019 diterima oleh seluruh peserta musprov. 

Pembacaan laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2015-2019 oleh ketua umum Muji Raharjo (baju putih)
Musprov Perpani Bengkulu yang digelar, Selasa pagi (12/11/19) di Aula Koni Provinsi Bengkulu ini diagendakan untuk memilih ketua umum periode 2019-2023. Musprov muncul satu nama kandidat yang di usung yaitu Hary Nofriansyah, S.H., M.HLi. Kandidat ini, secara aklamasi memperoleh dukungn dari seluruh anggota musprov dan langsung secara musyawarah dan mufakat.

Foto bersama ketua terpilih Ustad Hary Nofriansyah, S.H., M.HLi (tengah)

Menurut Ketum Perpani terpilih Hary Nofriansyah, S.H., M.HLi. bahwa “Terpilihnya saya sebagai ketum Perpani Bengkulu, untuk bersama-sama menjalankan roda kepengurusan Perpani kedepan dan lebih bersinergi memasyarakatkan panahan di Bengkulu. Maka dari itu, kritik dan saran baik dari pengurus yang lama maupun yang baru, menjadi jembatan untuk meningkatkan program maupun pola kerja nantinya”, katanya usai pemilihan.

Disamping itu, progam utama yang mesti akan dilakukan yakni merampungkan kepengurusan, melaksanakan program kerja yang akan disusun oleh pengurus yang baru agar bersinergi sampai bawah dan menata kembali organisasi dengan satu tujuan niat mencari pahala dan raih prestasi sebanyaknya.


Suasana musprov perpani dengan kesederhanaan dan kekeluargaan

Saat diwawancarai sekum perpani kota bengkulu Elvi Ansori menegaskan “Saya berharap, mudah-mudahan Perpani Bengkulu kedepan menjadi lebih baik lagi dan ketua terpilih, dapat menjalankan roda kepemimpinan merujuk kepada aturan yang ada di Anggaran Dasar Anggaran Ruamah Tangga (Ad/ART) Perpani itu sendiri dan saya ucapkan terimakasih kepada pengurus yang lama atas dedikasi yang telah dilaksukan selama ini”.

Selanjutnya perwakilan Pengkom saudara Nedi Gumanti memberikan tanggapan bahwa Ketum Perpani Bengkulu yang terpilih, sudah otomatis mempunyai beban berat, namun jika dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku, bisa dipastikan roda organisasi akan berjalan sebagaimana mestinya.

“Saya ucapakan selamat atas terpilihnya saudara Hary Nofriansyah, S.H., M.HLi sebagai Ketum Perpani Bengkulu masa bakti 2019-2023. Sukses selalu menjalankan amanah”, pungkas Parwito (humas perpani Kota Bengkulu)*


Jumat, 15 November 2019

PEDULI WAMENA, ADPI Serahkan Bantuan Melalui Wakil Gubernur Sumbar

Parwitobiotech (15/11) Padang – Bertempat di kantor Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Pengurus Asosiasi Dosen PKM Indonesia (ADPI) menyerahkan bantuan donasi sebesar 5 juta rupiah kepada Pemprov Sumbar untuk korban Tragedi Wamena, Papua (14/11/19). Wakil Gubernur Sumbar, H. Nasrul Abit, didampingi Kepala Biro Bina Mental dan Kesejahteraan Setda Provinsi Sumbar, Syafullah, menyambut hangat bantuan ini.




Penyerahan donasi dilakukan langsung oleh Yosa Novia selaku Vice President ADPI dari UPI Yptk Padang, dan Sherly Franchisca dari UNES Padang selaku Sekjen ADPI kepada Pemprov Sumbar yang diwakili oleh Eko Payerton, Pimpinan Bank Nagari, selaku bank pengumpul dana Program Donasi Wamena yang diselenggarakan Pemprov Sumbar. 

"Warga Sumbar yang berada di Wamena ada 1800 orang. Hingga saat ini Pemprov Sumbar sudah berhasil memulangkan lebih dari 800 orang melalui donasi yang diterima. Pemulangan ini akan terus berlangsung seiring dengan bertambahnya donasi dari berbagai pihak", ungkap H. Nasrul Abit di sela-sela acara serah terima bantuan.


Yosa memaparkan bahwa donasi ini digagas oleh Asosiasi Dosen PKM Indonesia (ADPI) bekerjasama dengan lembaga pelatihan dan riset nasional, Cipta Talenta Eksponensial (CTE). "Donasi ini berasal dari anggota ADPI dan masyarakat umum yang dikumpulkan pada bulan Oktober 2019. Ini adalah salah satu bentuk kepedulian kami kepada sesama, khususnya korban Tragedi Wamena", tandas Yosa.

Pada kesempatan tersebut, founder ADPI ini juga mengenalkan profil lembaganya. Ia menjelaskan bahwa ADPI adalah asosiasi pemersatu dalam kegiatan pengabdian dan peningkatan profesionalisme dosen, dan memiliki visi menjadi asosiasi terdepan di Asia Tenggara dalam bidang pengabdian dan peningkatan profesionalisme dosen berdasarkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Awal tahun 2020, ADPI berencana akan melakukan Seminar Nasional sekaligus Pengukuhan Pengurus Nasional dan Wilayah“, tambah Yosa.

Asosiasi yang menargetkan pertambahan 500 anggota per tahun ini terbentuk pada Februari 2019, dan sekarang ini diketuai oleh Jauharry, dosen dari Universitas Andalas. Hingga saat ini ADPI memiliki anggota sebanyak 103 dosen yang berasal dari 60 PTN dan PTS se-Indonesia dengan lintas bidang, budaya, dan agama. Selain itu, ADPI telah memiliki 20 koordinator yang tersebar di 20 Provinsi di Indonesia dan dibagi menjadi 3 bagian, yaitu Indonesia Barat, Indonesia Tengah, dan Indonesia Timur.

Pemprov Sumbar berharap ADPI dapat membangun kerjasama nasional dengan seluruh pemerintah provinsi di Indonesia, khususnya Sumbar, dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan dan pengabdian dosen. Selanjutnya, pengurus ADPI akan merencanakan pertemuan dengan Biro Kerjasama Pembangunan dan Rantau Pemprov Sumbar untuk melakukan pembahasan lebih mendalam mengenai hal ini. [ys]