Ada apa dengan Penelitian Ristekdikti Tahun 2017?

Sosialisasi Kegiatan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat bersama Prof. Ocky Karna Radjasa, M.Sc., Direktur DRPM Kemenristekdikti, dan Dr. Drajat Tri Kartono, M.Si Peneliti ahli Kemenristek.

APA SAJA ISI BUKU PANDUAN HIBAH PENELITIAN DAN PENGABDIAN EDISI XI

Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) mereformulasi pendanaan penelitian khususnya untuk dosen atau peneliti di perguruan tinggi menjadi dua skema.

GUBERNUR BENGKULU LANTIK KEPALA SEKOLAH SMA NEGERI 1 KETAHUN

PARWITOBIOTECH.COM (3/3) Kabar gembira bagi SMA/SMK seprovinsi Bengkulu pada hari ini seluruh kepala sekolahnya dilantik oleh Bapak Gubernur Provinsi Bengkulu Dr. Drs. H. Ridwan Mukti, M.H. di Gedung Daerah Provinsi Bengkulu.

RISET YANG BERORIENTASI INVENSI DAN INOVASI

Paparan oleh RISET YANG BERORIENTASI INVENSI DAN INOVASI Prof. Moh. Nasir Kemenristekdikti Jakarta, 1 Maret 2017.

Workshop Peningkatan Sumber Daya Peneliti dan Pengabdi PT

Silahkan ikut Workshop dan Klinikal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat di IBI Darmajaya Bandar Lampung tanggal 6-7 Maret 2017

Senin, 21 Agustus 2017

Lomba Panjat Pinang Terpanjang di Pantai Panjang Bengkulu

Sebanyak 72 batang pohon pinang meriahkan perayaan HUT RI ke-72 di Provinsi Bengkulu. Lomba panjat pinang yang digelar di pesisir pantai panjang ini, diikuti setidaknya 1.500 peserta dan dihadiri puluhan ribu wisatawan dari berbagai daerah.

“Ini membuktikan tema besar HUT RI ke-72 2017, Indonesia kerja bersama, Bengkulu kerja bersama. Semuanya bersatu padu, kerja bersama untuk Bengkulu yang terwujud dalam kegiatan Panjat Pinang pada siang menjelang sore hari ini,” jelas Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah pada Pembukaan Panjat Pinang Massal 2017 di Sport Centre Pantai Panjang, Minggu (20/08).

Ditambahkan Plt Gubernur, melalui kegiatan seperti ini diharapkan semangat nasionalisme kebangsaan akan dan makin tumbuh di dalam setiap sanubari masyarakat Indonesia, termasuk warga Provinsi Bengkulu.
Plt Gubernur Bengkulu Dr. drh. Rohidin Mersyah
 “Tentu semangat nasionalisme kebangsaan itu akan tetap tumbuh dari seluruh sanubari masyarakat Bengkulu dari kegiatan seperti ini. Sehingga cita-cita pendiri bangsa ini bisa terwujud,” tambah Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah.

Pembukaan Panjat Pinang Massal 2017 di Sport Centre ini, ditandai dengan pelepasan Balon ke udara oleh Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah didampingi Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Coki Manurung dan Ketua DPRD Provinsi Bengkulu Ikhsan Fajri.

Ibu-ibu pun ikut dalam lomba panjat pinang


Batang pinang bertabur hadiah ini merupakan event kemerdekaan yang mendapatkan rekor muri karena pelaksanaan Panjat Pinang yang Terpanjang, dengan jumlah pohon pinang sebanyak 72 batang, yang terbagi atas 52 batang di lokasi Sport Centre dan 20 batang di lokasi pantai Tapak Paderi.

Peserta panjat pinang Berhasil naik kepuncak pinang


Sementara itu, diharapkan pelaksanaan event seperti ini bisa semakin besar dan meriah ditahun depan. Sehingga efek dari kegiatan tersebut bisa meningkatkan pergerakan ekonomi masyarakat khususnya bagi para pedagang di lokasi wisata Pantai Panjang, selain meningkatkan rasa kecintaan terhadap tanah air dan Negara. 

Sumber : (Media Center Pemprov Bengkulu)

Sabtu, 27 Mei 2017

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1438 H

Segenap keluarga besar Parwito mengucapkan Marhaban Ya Ramadhan, Selamat menunaikan Ibadah puasa ramadhan, mohon maaf lahir dan batin


Rabu, 24 Mei 2017

Aroma dan Rasa Kopi Redjang Asli Bengkulu Menggugah Selera

Parwitobiotech.com - Provinsi Bengkulu memiliki segudang wisata dan keindahan alam yang tidak kalah dengan provinsi lain yang ada di Indonesia. Topografi Bengkulu yang berbukit-bukit dan terletak di sebelah Barat pegunungan Bukit Barisan menjadikan masyarakatnya banyak yang bercocok tanam palawija, hortikultura dan perkebunan. Salah satu potensi produk unggulan dari provinsi Bengkulu adalah kopi. Kopi bengkulu yang aroma dan rasanya menggugah selera para penikmat kopi, sayang jika berkunjung ke Bengkulu tidak menikmati secangkir kopi bengkulu. Produk Kopi Asli Bengkulu sangat banyak diantaranya ada Kopi Redjang, Trabas (tradisional robusta bengkulu asli), kopi luak bengkulu, SINTARO (Sindang dataran robusta), Villco dan masih banyak lagi. 
Kopi Redjang adalah salah satu produk kopi yang dihasilkan dari hasil budidaya tanaman kopi yang dikelola oleh sumber daya manusia yang unggul. Kopi yang memiliki ciri khas dalam mengelola pasca panen ini menjadikan kopi Redjang yang sedap dan nikmat. 

Kopi Redjang enak diminum dengan Getuk

Salah satu kopi yang rasa dan aromanya menggugah selera adalah Kopi Redjang. Kopi Redjang ini diproduksi oleh Naqsa Golden Exosite Kabupaten Kepahyang Provinsi Bengkulu. Cita rasa khas eksotisme dataran tinggi tanah Suku Sedjang yang hadir bukan sekedar melengkapi tapi menyempurnakan yang sudah tradisi demikian tuliasan yang ada dikemasan produk Kopi Redjang. Saat mencoba Kopi Redjang ini dan ditemani dengan makanan khas mbah saya dulu (getuk), rasa nikmat kopi redjangpun begitu terasa karena dikombinasikan dari kopi robusta 65% dan 35 % Arabika. Dengan merek dagang Kopi Redjang diharapkan juga dapat mengenalkan salah satu suku yang ada di provinsi Bengkulu ke nasional maupun internasional. Satu kata untuk kopi ini adalah camkoha...yang memiliki rasa yang enak dibanding dengan kopi sachet yang beredar di pasaran.
Produk Kopi Redjang
Para peminat dan penikmat kopi, jika ke Bengkulu jangan lupa bawa oleh-oleh Kopi Redjang ya... 
Bisa di beli di toko oleh-oleh atau langsung ke Kopi Redjang dapat menghubungi NAQSA GOLDEN EXOSITE, Jl. Mayor Salim Batubara Nomor 25 Penanjung Atas Kabupaten Kepahyang Provinsi Bengkulu atau bisa langsung ke Eka Susiani, S.P (082280340636)

Sabtu, 13 Mei 2017

Dukung Wonderful Bengkulu dengan Garden Flower Festival Tahun 2020 di Curup


Peringatan hari jadi Kota Curup ke-137, jadi momentum bersama antara Pemprov Bengkulu dan Kabupaten Rejang Lebong untuk saling memberikan dukungan membangun daerah.

“Hari ini kita memperingati hari jadi salah satu Kota tertua yang dimiliki Provinsi Bengkulu, ujar Plt. Sekda Gotri Suyanto, saat menghadiri Rapat Paripurna Istimewa, memperingati hari jadi kota Curup ke-137 tahun 2017 di Gedung Rapat DPRD Kabupaten Rejang Lebong, Sabtu(13/5).

“Kota Curup terus berkembang, membangun dan menciptakan kota yang nyaman, aman, dan asri, ini dapat menjadi cerminan bagi daerah lain untuk ikut maju,” ungkap Gotri. Untuk maju bersama,  tambah Gotri, “kita harus saling mensupport, Kota Curup Rejang Lebong merupakan panutan bagi kabupaten lain untuk berkembang," papar Gotri.

Bupati Rejang Lebong Ahmad Hijazi, dalam sambutannya mengungkapkan, hari jadi Kota Curup merupakan momentum bersama untuk maju membangun infrastruktur dan sarana prasarana bagi publik.

“Kami memiliki tekad kuat untuk menjadikan kota curup sebagai kota wisata, pendidikan dan religius,” ungkap Hijazi.

Sementara itu, menurut Hijazi, angka 137 merupakan angka yang sangat matang untuk mewujudkan Curup sebagai kota wisata, “sebab disini memiliki beberapa spot wisata alam yang bagus dan menarik. Begitupun dengan sarana infrastruktur terus menjadi perhatian untuk dibangun,” tambah Hijazi

Selain itu, Kota Curup Rejang Lebong turut mendukung program prioritas kelima yaitu Visit 2020 Wonderful Bengkulu dengan Garden Flower Festival. Beberapa fasilitas dan prasarana penunjang mulai dibangun, begitupun dengan sosialisasi ke masyarakat, bahwa Rejang Lebong bakal turut menyemarakkan event visit 2020 mendatang.
"Pada Garden Flower Festival bertaraf International, daerah sekitar Danau Mas Harun Bastari akan disulap menjadi taman seribu bunga, baik itu bunga yang umum dilihat maupun bunga langka. Sudah dari sekarang kami mulai mempersiapkan semua fasilitas untuk menyambut para wisatawan, seperti Homestay, transportasi, maupun spot-spot wisata bagus lainnya," tutur Hijazi

Turut hadir Bupati Kepahiang Hidayatullah Sjahid, Bupati Lebong Rosjonsyah, Bupati Musi Rawas Hendra Gunawan, Wakil Bupati Seluma Suparto, Perwakilan Sarolangun, Muratara, Lahat, Lubuk Linggau, dan beberapa perwakilan dari Kabupaten/Kota Bengkulu. (Dimas-Media Center Pemprov)

Rabu, 03 Mei 2017

Visit Bengkulu 2020 Program Prioritas Gubernur Bengkulu


Lima program prioritas Provinsi Bengkulu sejatinya mempunyai satu goal yang menjadi konsentrasi pemerintah. Titik fokusnya, yakni pada persoalan kemiskinan akut yang masih saja belum bisa lepas dari provinsi yang terdiri dari 9 kabupaten dan 1 kota itu. Selain arahan dan motivasi terhadap peserta Diklat Kepemimpinan Tingkat III dan IV, yang diselenggarakan Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BPSDM) Provinsi Bengkulu, Gubernur Ridwan Mukti juga mem-breakdown satu persatu dari lima program prioritas.
"Prioritas yang ada di Bengkulu ini sebenarnya hanya satu ketika dikerucutkan. Persoalan yang kita hadapi adalah kemiskinan yang angkanya hampir dua kali lipat kemiskinan nasional," terang Ridwan Mukti saat sampaikan arahan di Asrama Haji Pekan Sabtu, Rabu (3/5).
Karena itu, lanjut gubernur, untuk menjalankan prioritas pertama hingga ke lima, tidak ada Organisai Perangkat Daerah (OPD) bekerja sendiri, melainkan harus bisa bersinergi lintas OPD, baik dalam kebijakan perencanaan maupun eksekusinya. Kegiatan yang disusun, selain tertib administrasi juga harus menyentuh langsung kepada manfaat untuk masyarakat.
"Jadi jangan lagi terjebak pada model birokrasi lama, yang bekerja sendiri-sendiri," tegas gubernur.
Keterisolasian Bengkulu dan sulitnya konektivitas di daerah, lanjut gubernur, menyebabkan rendahnya produktivitas. Hal itu berdasarkan data tingkat pengangguran rendah tetapi kemiskinan yang tinggi. Prioritas berikutnya, disusun untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. "Setelah adanya konektivitas, maka bagaimana produktifitas masyarakat juga meningkat," papar Ridwan Mukti.
Program prioritas terakhir yakni Visit Bengkulu 2020 adalah program kunjungan wisata sebagai sumber penghasilan terbaru sesuai dengan potensi yang dimiliki Provinsi Bengkulu. Untuk mewujudkan itu, tiap OPD berkontribusi dalam pembangunan fisik maupun even festival yang akan digelar. Dengan demikian, aparaturnya diminta untuk kreatif sehingga tercipta konsep yang berbeda.
"Jadi jangan membandingkanaple to aple. Bengkulu ini kita buat tujuan wisata yang terjangkau untuk semua level," jelasnya.
Diklat kali ini diikuti 79 peserta, yaitu 39 Eselon III dan 40 Eselon IV. Diklat Kepemimpinan dilakukan untuk mensinergi dan penyelarasan 5 program prioritas. (Jamal- Media Center Pemprov)

Sumber MC Bengkulu

Jumat, 28 April 2017

Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Pelindo 2 Cabang Bengkulu di Kecamatan Pino Raya



Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) merupakan pilar penggerak perekonomian daerah, hal ini diungkapkan Wakil Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat mengahdiri penyerahan bantuan PT. Pelindo 2 Cabang Bengkulu senilai 50 Juta Rupiah kepada Masjid Nurul Amal Desa Telaga Dalam Kec. Pino Raya Bengkulu Selatan, Kamis (27/4).

“Pemerintah menggerakkan pembangunan, masyarakat juga ikut membangun, BUMN dan BUMD ini menjadi pilar penggerak perekonomian daerah juga perekonomian negara,” jelas Wakil Gubernur Rohidin Mersyah.

Wagub juga mengajak untuk mendorong serta mendukung agar semua BUMN akan semakin maju dan berkembang sehingga kontribusinya untuk negeri akan semakin besar, khusunya PT. Pelindo.

“Jika Pelindo ini berkembang, juga BUMN yang lain juga berkembang di Bengkulu pasti perekonomian di Bengkulu juga berkembang,” tambah Rohidin Mersyah.

Wagub juga berpesan kepada masyarakat Desa Telaga Dalam agar apapun bantuan yang diberikan baik dari swasta maupun pemerintah, dapat digunakan untuk keperluan sesuai dengan apa yang diminta kepada pihak penyumbang, disertai dengan laporan dan dokumentasi kemana bantuan itu digunakan.

“APBD Desa itu harus ditampilkan nilai nominalnya pembangunannya untuk apa, agar warga tahu apa yang dibangun, apa yang  akan dilakukan oleh aparat pemerintah desa tujuannya uang dianggarkan oleh pemerintah itu benar – bernar untuk kesejahteraan masyarakat,” tegas Wagub.

Sejalan dengan itu Wakil General Manager Pelindo 2 Cab. Bengkulu Muttasar mengungkapkan bahwa apa yang dilakukan Pelindo 2 ini sesuai dengan apa yang dicanangkan Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti yakni mengentaskan kemiskinan di Provinsi Bengkulu. Ia juga mengharapkan adanya sinergitas antara pemerintah daerah dan PT. Pelindo.

“Kami mengharapkan dukungan dan dorongan dari bapak Wagub Provinsi Bengkulu kiranya kami tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan dari Pak Gubernur ataupun Pak Wagub sebagai pemerintah daerah Provinsi Bengkulu,” jelas Muttasar.
Terakhir Camat Pino Raya Effredi Gunawan mengharapkan pemerintah daerah dapat terus mendorong BUMN untuk memberikan bantuan – bantuan CSR nya kepada desa – desa di Provinsi Bengkulu.

“Kami mohon dukungan dari bapak Wakil Gubernur untuk mendorng BUMN yang ada di Provinsi Bengkulu untuk dapat memberikan bantuan CSR ke desa – desa khususnya kepada Kecamatan Pino Raya berupa bantuan sanitasi Lingkungan maupun jalan sentra produksi serta bantuan jaringan listrik,” harap Effredi Gunawan.

Penyerahan bantuan kepada Masjid Nurul Amal Desa Telaga Dalam Kec. Pino Raya Bengkulu Selatan oleh PT. Pelindo 2 ini diberikan secara langsung oleh Wakil GM Pelindo 2 Cab. Bengkulu Muttasar. Serta penyerahan plakat oleh Wakil Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah yang disaksikan oleh masyarakat Desa Telaga Dalam yang juga turut dihadiri Kepala Desa Telaga Dalam, Kapolsek Pino Raya serta perwakilan PT. Pelindo 2. (Morecka)

Sumber MC Bengkulu

Kamis, 27 April 2017

Target IAIN Bengkulu Menjadi Universitas Islam Negeri (UIN)





Moratorium transformasi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri yang dilakukan Kementerian Agama, jelas memberikan dampak proses alih status Institut Agama Islam Negeri (IAIN) menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). Meski demikian, IAIN Bengkulu tak patah semangat untuk tetap berupaya melakukan pelbagai persiapan menuju alih status menjadi UIN.

"Target kita Tahun 2019 (alih status menjadi UIN. Red), kita tetap persiapkan baik infrastuktur juga SDM. Semangatnya sama, pemerintah daerah juga sangat jelas mendukung," tegas Plt Rektor IAIN Bengkulu Prof. Dr Sirajuddin, Rabu (26/4).

Upgrade menjadi UIN, jelas Sirajuddin bukan berdasarkan kepentingan pribadi, namun menyesuaikan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. Adanya persoalan lahan yang masih belum clear, dirinya yakin bisa diselesaikan dengan membangun komunikasi yang baik dengan pihak-pihak terkait, sehingga tidak menjadi kendala saat proses alih status menjadi UIN.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah yang hadir membuka International Conference On Mathematics, Statistics and Computer Science di IAIN Bengkulu mengatakan, meskipun ada moraturium alih status IAIN menjadi UIN saat ini, bukan berarti menghentikan proses persiapan. Alih status, perlu persyaratan yang harus dipenuhi serta proses koordinasi dengan beberapa pihak. Kendati bukan hal sederhana, Pemprov Bengkulu berkomitmen untuk mendukung upaya-upaya yang mesti dilakukan.

"Kita bersama-sama sounding-kan ke KemenPAN, ke Kementerian Agama. Ini yang kita perjuangkan bukan semata-mata institusi IAIN-nya saja. Namun kita memperjuangkan kebutuhan masyarakat Bengkulu dalam konteks pendidikan," tutur Rohidin saat di Aula Djamaan Nur Pasca Sarjana IAIN Bengkulu.

Wagub Rohidin juga mengapresiasi IAIN Bengkulu yang terus mengingkatkan mutu pendidikan. Prestasi yang diraih mahasiswa IAIN Bengkulu, cukup membanggakan. Penelitian serta pengabdian masyarakat yang merupakan bagian dari tugas pokok kampus, juga terlaksana dan tetap memberikan manfaat untuk masyarakat.

Saat ini di Indonesia baru ada 17 UIN, yakni 11 ditambahkan 6 UIN yang baru alih status sebelum moraturium baru-baru ini. IAIN yang baru saja menjadi UIN adalah UIN Mataram, UIN Imam Bonjol Padang, UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi, UIN Raden Intan Lampung, dan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. "Pemprov sangat-sangat mendukung," demikian tutup Rohidin Mersyah.

Sumber MC Bengkulu

Lulusan Terbaik UNIB Ingin Berikan Kontribusi Melalui Dunia Pendidikkan



Salah satu mahasiswi Universitas Bengkulu (UNIB) yang meraih predikat lulusan terbaik  pada Wisuda UNIB periode 81, dengan nilai tertinggi dan sangat memuaskan (Comlaude) dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3,98  adalah Nelda Sari Siregar.

Wanita yang bercita-cita ingin menjadi Dosen ini, berencana akan melanjutkan studinya kejenjang pasca sarjana. Dirinya ingin memberikan kontribusi dalam pembangunan di Provinsi Bengkulu ini dalam dunia pendidikan, dengan menciptkan generasi muda yang pintar dan kompetitif.

“Saya akan memberikan kontribusi ke pemerintah daerah melalui  dunia pendidikkan,” imbuhnya.

Wanita Berhijab,  buah  hati dari pasangan Buyung Parlin Siregar dan Armi ini, mulai menimba ilmu di UNIB pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikkan (FKIP) tahun 2013 lalu. Mengambil jurusan Bahasa dan Seni dengn Program Pendidikan  (Prodi) yang diambilnya Bahasa dan Sastra Indonesia.

Dalam perjuangannya meraih predikat lulusan terbaik Wisuda UNIB tahun ini tidaklah dengan begitu saja. Wanita berdarah Medan Sumatera Utara  dan Curup Rejang Lebong  ini melaui cobaan dan rintangan dengan semangat serta dorongan dari orang tua yang sangat begitu bearti baginya.

“Selama saya menyelesaikan tugas akademik selalu mendapat dorongan dari orang tua,” sebut Nelda, saat usai acara Wisuda, di Gedung Serba Guna UNIB, Rabu (26/4).

Lulusan Sekolah Menegah Atas (SMA) di kota Curup Kabupaten Rejang Lebong ini menceritakan kita-kiatnya sehingga mampu meraih predikat lulusan terbaik tersebut, dimana, setiap tugas yang diberikan selalu diselesaikan tepat waktu.

“Semua tugas selalu saya buatkan rencananya dan target untuk diselesaikan, harus banyak memiliki referensi dan membaca serta diskusi,” ujar wanita yang lahir di kota Lubuk LInggau, 8 November 1994 ini.

Dengan hasil yang diraihnya tersebut, wanita asal Kota Curup ini berharap agar generasi muda di Provinsi Bengkulu  tetap selalu fokus pada pendidikkan, terlebih lagi saat ini, menurutnya,  lulusan sarjana saja masih banyak yang belum mendapatkan pekerjaan.

“Untuk generasi penerus, harus ingat pendidikan tersebut adalah nomor satu. Jangan puas dengan pendidikaan S1 saja, perlu dipikirkan untuk belajar lagi kejenjang yang lebih tinggi, sehingga pendidikkan di Indonesia lebih maju lagi,’’ pungkasnya. (Saipul).

Sumber MC Bengkulu